Membuat Segmentasi Pelanggan

Membuat Segmentasi Pelanggan

Suksesnya penjualan produk bisnis tidak hanya ditentukan pada kualitas produk itu sendiri, namun banyak faktor menentukan seperti pemilihan segmen pelanggan. Apa segmen pelanggan itu? Segmentasi pelanggan merupakan strategi marketing untuk membagi pelanggan pada kotak-kotak tertentu melalui sebuah ukuran yang telah ditentukan. 
Image Credit
Akan ada banyak segmen pelanggan di dunia ini namun yang benar cocok dengan produk Anda itulah yang harus difokuskan. Artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana cara mengelompokkan atau membuat segemnetasi pelanggan:
Pendapatan 

Buatlah daftar pelanggan Anda terlebih dahulu, terutama daftar pendapatan setiap pelanggan. Mungkin Anda akan kesulitan jika memang pelanggan Anda sudah banyak, Anda mungkin harus membeli sofware tertentu untuk merekap semua data pelanggan Anda. Setelah membuat daftar pendapatan pelanggan lalu pilihlah pelanggan mana saja yang cocok dengan produk yang mau Anda tawarkan misalnya cover super. Produk ini cocok untuk pelanggan dengan pendapatan satu juta ke atas maka pelanggan yang memiliki pendapatan diatas satu juta adalah segmentasi pasar Anda. 
Segmentasi berdasarkan karakteristik dasar pelanggan 

Langkah selanjutnya adalah membuat segemnetasi pelangggan dengan membagi pelanggan Anda menurut ukuran dasar seperti umur, lokasi, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Misalnya cover super segmentasi untuk umur 15-45 tahun, lokasi di Jateng dan DIY, semua jenis kelamin, tingkat pendidikan SMP-Profesor. 
Bagilah berdasarkan kelompok demografik

Jika berdasarkan karakteristik dasar pelanggan adalah hal yang terlalu luas, buatlah pembagian berdasarkan demografisnya, seperti membagi pelanggan secara lebih  spesifik, misalnya umur 15-45 tahun Anda hanya membidik sasaran umur 20-30 tahun, sehingga media iklan dan alat pemasaran lainnya akan mudah untuk diterapkan. 
Segmentasi berdasarkan lokasi 

Setelah menganalisis lokasi pelanggan, buatlah ukuran yang lebih spesifik apakah produk Anda ini aakan dipasarkan ke pelosok nusantara atau hanya ke sebagian kota dengan distrik-distrik tertentu. Misalnya Jika Jogja menjadi sasarannya maka mau dipassarkan kemana saja? Hanya Kabupaten Sleman atau seluruh kabupaten di Jogja. 
Segmengtasi berdasarkan psikologis

Langkah selanjutnya adalah membaagi konsumen berdasarkan ukuraan psikologis seperti kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadiannya. 
History Product 

Inilah pentingnya menggunakan membercard pada bisnis retail sebenarnya, dengan membercard Anda otomatis memiliki database penjualan produk  apa saja yang pelangga beli secara rutin. Dengan begitu, kelompokkanlah pelanggan ini berdasarkan purchase intention product yang sering dia beli.
Segmentasi perilaku konsumen 

Hal ini tidak hanya  berdasarkan standar hidup si pelanggan, namun juga berdarsarkan preferensi membeli produk dan trend pembelian. 
Segementasi berdasarkan kebermanfaatan produk 

Langkah selanjutnya adalah membagi pelanggan berdasarkan manfaat dari produk yang Anda tawarkan. Semakin banyak manfaat produk yang Anda tawarkan pada konsumen, maka semakin luas pelanggan yang akan menjadi segmentasi dari produk Anda. 
Pilihlah satu segmen saja

Fokus itu penting! Setelah Anda membuat pengelompokkan segmen berdasarkan ukuran-ukuran tertentu. Pilihlah segmen mana yang akan Anda fokuskan untuk menjual produk Anda. Hal ini terkait dengan strategi marketing selanjutnya seperti membuat target dan positioning produk ke pelanggan. 
Memilih segmentasi yang benar-benar berharga untuk pasar Anda

Tidak ingin kan, strategi pemasaran Anda sia-sia atau salah sasaran karena ternyata segmen yang Anda pilih merupakan segmen dengaan nilai paling rendah keuntungannya? Oleh karena itu, pilihlah segemen yang benar-benar menguntungkan untuk bisnis Anda. 
10 Tips di atas merupakan cara untuk mempermudah Anda dalam membuat segmentasi produk. Semoga bermanfaat!
8 Kebiasaan Menyenangkan yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis yang Baik

8 Kebiasaan Menyenangkan yang Harus Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis yang Baik

Menjadi pendengar yang baik

Kontak mata adalah bahasa tubuh terpenting dan pertama yang harus anda perhatikan saat mendengarkan lawan bicara. Ketika anda sedang berbicara dengan orang lain, jika ia tidak melihat pada anda, bisa dipastikan orang tersebut tidak sedang mendengarkan anda.
Image Credit
Lakukan kontak mata secara langsung, itulah cara dasar agar orang mengetahui bahwa Anda sedang mendengarkan. Berapa banyak kontan mata yang dibutuhkan ketika mendengarkan orang lain? Jawabannya adalah semakin banyak kontak mata, semakin besar keterlibatan anda dalam pembicaraan. Dengan begitu, anda sudah memberikan kesan bahwa anda mendengarkan mereka dengan sepenuh hati.
Baiklah, mari kita lakukan percobaan untuk membuktikan bahwa kontak mata dari pendengar sangat penting bagi orang yang sedang berbicara:
Ketika ada orang yang sedang berbicara dengan anda, perlahan alihkan tatapan mata anda dari mereka kepada hal lain yang lebih menarik perhatian anda seperti komputer atau handphone. Dapat dipastikan, seiring dengan beralihnya tatapan anda dari mereka, mereka juga akan menghentikan pembicaraannya. Hilangnya kontak mata adalah sinyal hilangnya perhatian.
Ternyata, kontak mata yang intens saja tidak cukup untuk membuat anda menjadi pendengar yang baik. Kontak mata yang baik membutuhkan keterampilan tambahan. Hal ini ditujukan untuk mengurangi perasaan terintimidasi yang disebabkan konak mata yang terlalu intens.
Caranya adalah dengan menggeser tatapan. Menggeser tatapan adalah menggeser pandangan anda kepada orang yang sedang berbicara dari satu mata ke mata yang lain.
Mengapa hal ini perlu dilakukan? Pertama adalah untuk menjadi penyeimbang kontak mata yang intens, kedua adalah karena tatapan yang kosong akan terkesan seperti tidak sungguh-sungguh atau berpura-pura mendengarkan.
Dalam berbicara hindari kurangnya aktivitas mata. Oleh karena itu, Jika anda ingin orang lain melihat bahwa anda sedang mendengarkan, mata anda harus bergerak.
Menjadi pribadi yang murah senyum

Senyum memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupanmu. Senyum dapat  meemperbaiki hubungan seseorang,  baik dengan orang  lain,  maupun dengan Tuhannya. Orang yang  tersenyum ketika berbicara atau berhubungan dengan orang lain, secara otomatis menandakan bahwa hubungannya dengan  lawan bicaranya  terjalin dengan baik.  Senyum dapat  memperluas pergaulan. Di pandang dari  segi  hubungan sosial, orang yang senantiasa tersenyum dalam berbicara ataupun berhubungan dengan orang  lain,  berarti ia mempunyai  kepribadian yang menarik dan menyenangkan bagi orang lain. Senyum dapat  meredam kemarahan. Senyuman seseorang dapat meluluhkan emosi  orang yang sedang marah. Bila ada yang marah mendatangi  kita, hadapilah dengan senyuman yang  tulus,  karena senyum semacam ini  bakal  mampu meredam emosi  orang yang marah.
Menjadi lawan bicara yang menyenangkan

Memang, menjadi lawan atau teman bicara bukan sekedar bisa berbicara dan mendengarkan lawan bicara saja. Jika anda salah menanggapi, bisa jadi lawan bicara anda bukannya suka tapi malah sebal. Apalagi jika tanggapan anda terkesan sok tahu dan menggurui. Begitu juga jika anda cuma mendengarkan dan mengangguk-angguk tanpa sepatah katapun. Sikap seperti ini mengesankan anda sama sekali bukanlah teman bicara yang mengasyikkan.
Kenali gaya lawan bicara

Mana mungkin anda bisa menjadi teman bicara yang menyenangkan bila anda tidak mengenal siapa yang anda ajak bicara? Seandainya belum mengenal, tentu tidak ada salahnya bila anda minta kenalan lebih dulu. 
Ingat, jangan sampai melupakan nama teman bicara anda. Sebab, dengan disebut namanya, seseorang akan merasa lebih dihargai. Sebaliknya, jika anda lupa namanya, ia merasa bahwa anda tidak antusias dengannya. Dia pun akan menganggap anda tidak menghargainya.
Beri kesempatan lawan bicara
Selama ini banyak yang tanpa sadar mendominasi pembicaraan hingga melupakan keberadaan lawan bicara. Hingga anda terkesan memonopoli pembicaraan. Akibatnya, teman bicara cuma dijadikan sebagai pendengar pasif. Kecenderungan ini bisa terjadi bila terlalu banyak yang hendak anda ungkapkan. Akibatnya, arah pembicaraan pun jadi tak jelas. Maka, beri jeda sejenak setiap kali anda bicara, lalu berikan kesempatan lawan bicara untuk menanggapi. Interaksi semacam ini akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan dihargai.
Sesuaikan diri dengan lawan bicara
Dalam hidup ini, tentu anda telah berbicara dengan banyak orang dari berbagai latar belakang budaya, usia, tingkat ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Konsekuensinya, tiap pembicaraan memiliki ciri dan kepekaan tersendiri. Tentu saja anda harus bisa membedakan saat berbicara dengan bos atau dengan office boy. Perhatikan pilihan kata yang mungkin tidak dimengerti lawan bicara. Jangan menggunakan istilah teknis atau yang terlalu ilmiah jika anda berbicara dengan mereka yang memang tidak memahami ‘bahasa susah’. Ingat, semakin banyak kata-kata anda yang tidak dimengerti, lawan bicara semakin tidak nyaman bicara dengan anda.
Menjadi pribadi yang bersyukur

Hargailah setiap nikmat yang kamu dapatkan. Dimulai dari hal kecil, seperti setelah kita bangun tidur, seringkali kita lupa akan nikmat yang kita dapatkan dari tidur yang telah memulihkan stamina kita, dari hembusan napas yang masih bisa kita hirup ketika kita terbangun. Saat kita makan, hargailah makananmu, bersyukurlah karna kita masih bisa makan dengan mudah. Hargailah pekerjaanmu. Walaupun mungkin gaji kamu kecil untuk saat ini, tetapi syukurilah bahwa setidaknya kamu mempunyai pekerjaan, dan dengan selalu bersyukur kamu jadi lebih mencintai pekerjaanmu dan akhirnya kamu menjadi karyawan terpilih dan jabatanmu naik gajipun menjadi bertambah besar.
Tetapi, bagaimana jika kita sulit menerapkan contoh-contoh di atas pada diri kita? Untuk itu, langsung saja kita kepada poin terakhir. Ingatlah selalu bahwa masih banyak yang lebih susah daripada kita
Ketika kamu mengeluh akan makananmu, ingatlah bahwa orang lain justru masih ada yang mencari makanan dari tong sampah. Ketika kamu mengeluh gaji yang kamu anggap kecil, ingatlah orang lain justru mendambakan pekerjaanmu, dan masih banyak pengangguran yang berusaha keras mencari pekerjaan tanpa selalu mengeluh.
Ketika kamu kesal kepada orang tuamu karena tidak memenuhi keinginanmu sehingga kamupun marah, ingatlah yang lain justru tidak mampu bersekolah karena orang tuanya tidak mampu. Penting bagi kamu untuk selalu di ingat bahwa orang tua selalu ingin yang terbaik untuk anaknya, dan ketika kita remaja orang tua selalu memberikan apa yang kita inginkan dengat raut muka yang berseri tanpa rasa kesal.
Ketika kamu mengeluh karena istri tidak pandai memasak, ingatlah bahwa masih banyak orang yang kesulitan untuk mempunyai istri.
Ketika kamu mengeluh karena tidurmu tidak nyenyak, ingatlah bahwa diluar sana banyak orang yang sulit untuk mencari tempat tidur dan kedinginan.
Ketika kamu mengeluh karena harta dan kekayaanmu tidak sebanyak orang lain, ingatlah masih banyak orang yang tidak mampu tetapi mereka tidak mengeluh dan tetap mencintai keluargannya. Dan ingatlah selalu kita semua sama, ketika meningal kelak tidak akan membawa perbedaan (harta, kekayaan dan jabatan).
Percaya diri

Langkah pertama adalah anda harus menerima kekurangan. Bahwa setiap orang memiliki kekurangannya masing-masing dan juga memiliki kelebihan masing-masing. Bukan hanya anda yang memiliki kekurangan, tetapi orang lainpun sama, termasuk orang yang anda kagumi, orang yang begitu hebat prestasinya. 
Orang yang percaya diri juga sama, dia punya kekurangan. Lalu kenapa anda tidak percaya diri seperti mereka? Sama-sama memiliki kekurangan. Bedanya adalah cara menyikapi kekurangan tersebut. 
Jadi, bagaimana cara agar percaya diri meskipun anda merasa banyak kekurangan adalah yakinlah, bahwa kekurangan anda tidak akan menghalangi keberhasilan anda. Yakinlah bahwa mereka yang sukses dan percaya diri juga punya kekurangan seperti anda. 
Bagaimana cara menyikapi kekurangan diri agar kita bisa percaya diri? Banyak orang yang berusaha untuk menutupi kekurangannya. Ini bisa dilakukan, untuk kekurangan tertentu yang berpengaruh langsung terhadap kepercayaan diri. Dan, kekurangan ini memang bisa diperbaiki. Seringkali, kita sebenarnya tidak perlu repot untuk memperbaiki kekurangan atau kelemahan kita, kita bisa fokus pada kelebihan kita dan menjadi juara pada kelebihan kita. Memang tidak semua kelemahan atau kekurangan bisa kita abaikan. Ada yang perlu kita perbaiki. Kita perlu bijak, memilih mana kekurangan atau kelemahan yang harus kita perbaiki dan mana yang tidak. Maksud yang ingin saya sampaikan adalah jangan sampai kita terus menerus menghabiskan waktu untuk memperbaiki semua kelemahan kita, sementara banyak hal yang harus kita lakukan malah kita abaikan.
Setia pada janji

Dalam kaidah konsekuen, janji adalah suatu bentuk hukum karma dari ucapan yang dimiliki oleh seseorang kepada orang lain yang dianggap pantas menerima janji. Sehingga janji itu adalah suatu cara dimana orang dapat terfokus kepada suatu kegiatan atau benda yang akan diberikan kepada orang lain, namun tidak memikirkan bagaimana mereka melakukannya dengan benar. Hal inilah yang menjadi bagian terpenting dari janji, tindakan merupakan salah satu pelepas dari janji yang dimiliki terhadap semua hal yang telah direncanakan. Bahkan, janji akan memberikan kebaikan dan kesenangan secara tidak langsung bila orang melaksanakannya dengan sepenuh hati. Dalam hal ini kegiatan apapun yang dilakukan manusia didunia ini tidak akan lepas dari janji yang telah dibuat sejak mereka lahir. Hutang nyawa terhadap orang tuanya yang telah membesarkannya adalah janji yang mungkin hanya bisa dibayar dengan pengorbanan anak kepada orang tuannya. Hal inilah yang menjadi ciri khas dari janji sejak mereka lahir. Jika anda kesulitan untuk mengingat janji apa yang pernah anda buat, maka setelah anda merasa memiliki janji atau hutang kepada orang lain, maka segeralah untuk membuat daftar janji. Hal ini adalah cara yang tepat untuk menjadikan anda tetap rutin mengingat. Buatlah tulisan yang berisikan janji anda atau hutang-hutang anda kepada seseorang.
Menjadi pribadi yang jujur

Kejujuran adalah modal yang paling utama untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain.  Tidak hanya orang-orang baik saja yang menyukai orang-orang jujur, orang-orang jahat pun juga menyukai orang-orang jujur dan membenci orang-orang yang tidak jujur yang tidak bisa dipercaya. Orang baik dan penjahat sama-sama suka kepada orang-orang baik. Dari kenyataan itulah kita bisa percaya bahwa jujur adalah salah satu sifat yang sangat disukai oleh banyak orang. Jika kita sudah terbiasa berbohong, maka kita harus menghentikan kebohongan demi kebohongan yang terucap dari lidah kita. Upayakan sekuat tenaga dan sekuat jiwa untuk tidak mengatakan hal-hal bohong lagi mulai saat ini. Apabila secara tidak sengaja kita mengeluarkan suatu kebohongan, maka segera ralat ucapan kita kepada orang itu secara baik-baik tanpa harus menyinggung perasaan orang tersebut. Lebih baik kita diam atau mengatakan bahwa hal itu adalah rahasia daripada kita berbohong. Atau kita bisa sambil bercanda mengucapkan “Ada Deh, Mau Tau Aja!” kepada orang yang menanyakan sesuatu hal yang tidak ingin kita jawab.
Image Credit
Positif tanpa syarat

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, ada banyak kejadian yang bisa kita alami. Ada peristiwa di mana kita dibuat bahagia, bersedih, tertawa, hingga menangis. Semua kejadian yang kita alami memang takkan pernah bisa kita elakkan, karena kita hanya pelaku dan Sang Pencipta lah yang mengatur segalanya. Untuk itu, bukanlah masalah yang perlu kita hindari, namun bagaimana kita bisa mengatur pola pikir kita dalam menghadapi masalah tersebut. Lingkungan dan semua pengalaman dalam hidup adalah hasil dari pemikiran dan kebiasaan dominan. Pikiran dapat memberitahu kita tentang sesuatu (masalah) yang perlu perhatian. Jadi, pikiran menyebabkan menemukan apa yang perlu dilakukan, entah itu dengan cara berpikir secara positif atau negatif untuk mengurusnya. Banyak orang gagal untuk melihat kejadian buruk sebagai pengalaman belajar dan selalu merasa menjadi korban kekejaman dunia, akhirnya menyalahkan orang lain atas apa yang mereka alami. Masukkan selalu hawa positif di dalam diri Gunakan Hukum Attraction Activity dalam menanggapi masalah yang menimpa kita.Orang yang berpikir negatif senantiasa berusaha untuk menghindari masalah. 
Padahal, masalah yang tidak terselesaikan lama-lama akan semakin menumpuk dan semakin memburuk. Yang pada akhirnya akan membuat kita terjerembab dalam masalah sendiri. Namun dengan berpikir positif, maka kita akan lebih pro-aktif dalam bertindak dan mengatasi semua masalah yang ada. Aktif melakukan kegiatan yang positif. Lingkungan dapat mempengaruhi cara kita dalam berpikir, cepat atau lambat lingkungan dapat berperan untuk membentuk pola pikir kita. 
Karena itu cerdiklah memilih lingkungan dalam melakukan segala aktivitas. Begitupun untuk sebuah hobi, misalnya bagi yang suka menonton film. Usahakan tidak terlalu sering menonton film yang bertema kesedihan, karena disadari atau tidak bahwa apa yang kita tonton kadang bisa menjadi sebuah inspirasi. Koleksilah bacaan penyemangat atau kalimat motivasi yang bisa kita baca sewaktu-waktu, agar di saat merasa down bisa dibaca kembali sehinga kita kembali optimis. 
Fokuskan imajinasi dan berupaya untuk menjadi orang positif baru. Kita tidak bisa selalu mengendalikan hal-hal yang terjadi dalam hidup kita, tetapi kita bisa berusaha mengendalikan apa yang kita pikirkan dalam pikiran kita dalam merespon apapun yang kita alami. Orang yang selalu berpikir positif akan terlihat lebih tenang dalam menghadapi permasalahan. Bayangkan bahwa kita sudah menjadi orang yang positif dan sangat mencintai hidup. Kebahagiaan itu terletak pada pikiran yang kemudian bisa kita rasakan. Jika kita berpikir hidup yang kita lalui ini menyenangkan, maka kebanyakan waktu yang kita lalui pun akan terasa menyenangkan. Namun sebaliknya, jika kita berpikir “Hidupku menyebalkan!”, maka kebanyakan waktu yang kita lalui juga terasa buruk.
Menghadapi Pelanggan Cerewet? Siapa Takut !

Menghadapi Pelanggan Cerewet? Siapa Takut !

Hey kamu, iya kamu! Yang punya bisnis kecil-kecilan ataupun udah gede sedikit. Pernah nggak kamu berbisnis dengan klie, atau mungkin ketika toko kamu penuh akan pelanggan yang seringnya nanya-nanya “agak gak pentingâ€�? Mungkin kamu sedang bergulat dengan tipe pelanggan yang cerewet ! 
Image Credit
Nah, artikel kali ini akan membahas tentang bagaimana menghadapi pelanggan yang cerewetnya minta ampun. Sebagai pelaku bisnis profesinal, kamu harus tahu tipe-tipe pelanggan dan bagaimana cara memuaskan mereka dan berakhir pada keputusan pembelian suatu produk di toko kamu. 
Memuaskan pelanggan sendiri merupakan bagian dari strategi ‘relationship marketing’. Strategi ini kurang lebih intinya menjaga pelanggan agar tetap loyal dengan menangani dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, agar dalam jangka panjang hubungan yang telah dibangun tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan perusahaan. 
Nah, ciri-ciri pelanggan cerewet itu sendiri gimana ya? 

Banyak bicara
Banyak bicara di sini tidak hanya banyaknya jumlah kata yang dia keluarkan dari mulutnya ya. Namun sebagai orang yang jualan bisnis, kita perlu memancing dalam membuka pembicaraan dengan pelanggan ini. Namun jangan repot-repot karena pelanggan tipe ini akan mengajak dan membuka obrolan dengan kita tanpa kita cari cara untuk memulai pembiacaraan terlebih dahulu. Dengan demikian, banyak bicara di sini bermanfaat atau tidak? Simpulkan sendiri ya ! 
Sok akrab 
Tipe konsumen ini bahkan terlihat mudah akrab dengan kita. Dengan gaya yang santai, mulailah mereka menanya-nanyai kita dengan banyak pertanyaan seolah sudah kenal dekat dengan kita. 
Mencari kesalahan 
Hal ini paling dibenci semua pebisnis, terutama yang memiliki bisnis restoran atau toko sendiri, entah toko retail atau toko khusus menjual produk khusus seperti hanya sepatu atau hanya baju saja. Tipe pelanggan cerewet ini biasanya sering sekali mencari-cari kesalahan yang sebenarnya kita tidak melakukannya. 
Bicara berlebihan 
Kadang yang topik yang keluar dari obrolan adalah hal-hal yang aneh-aneh terkesan alay atau over dalam mengatakan sesuatu. 
Setelah mengetahui ciri-ciri mereka, lantas langkah nyata apa yang sebaiknya kamu lakukan? 
      
Pasif
Pasif di sini bukannya tidak melakukan apa-apa, namun pasif dengan menjadi diam dan mendengarakan setiap perkataan yang doi omongin bisa jadi solusi terbaik. Jadilah pendengar yang baik di sini, biarkan mereka berbicara sesuka mereka. Bila mereka menyakan sesuatu baru di situ kamu menjawab dengan jawaban yang tepat dan detail sehingga tidak mengundang pertanyaan-pertanyaan yang lain. 
Arahkan pada penjualan di waktu yang tepat 
Seperti ciri pelanggan yang disebutkan di atas, kadang pelanggan ini sering sekali bicara ngalor-ngidul tentang keluarganya, tentang duitnya, tentang kehidupannya namun sebagai seorang pebisnis sejati kamu jangan sampai hanyut pada alur yang telah pelanggan tersebut buat. Artinya, pada tahap tertentu arahkan pembicaraan pada topik sebenarnya! apa itu? Purchase intention! Ya, minat pembelian, apa sebenarnya yang pelanggan ini berminta membeli di toko kamu. Lakukanlah manufer-manufer yang membuat doi ingat kembali apa sebenarnya tujuan doi datang ke toko kamu. Dan kamu tentunya tidak ingin membuang waktu sia-sia bukan? Arahkan pembicaraan apa topik yang kamu inginkan, dan di akhir sesi buatlah pelanggan melakukan keputusan pembelian suatu produk di toko kamu.
Sopan 

Sopan di sini adalah aturlah raut wajah dan kata-kata kamu ya. Jika kamu sudah mulai “muakâ€�, beranikan diri kamu untuk mengatakan “buk, mbak, boleh saya bicara?â€� tapi secara sopan. 
Banyak Cara Menghadapi Si Pelanggan yang Pendiam

Banyak Cara Menghadapi Si Pelanggan yang Pendiam

Merupakan hal yang penting sekali dalam mengenal tipe-tipe pelanggan lho, guys! Mengapa ini menjadi penting? Salah satu  strategi dalam meningkatkan margin atu revenue  adalah mengenal beberapa karakter pelanggan. Why? Dengan mengenal kepribadian seorang pelanggan akan memberi efektivitas cara mengatasi atau menghadapi pelanggan, sehingga pelanggan merasa puas akan pelayanan yang kamu berikan. Pelanggan adalah teman sekarang bukan lagi sebagai raja, hal ini harus ditanamkan di benak kamu dari sekarang. Buatlah hubungan harmonis pelanggan kamu sebagai seorang teman dan sahabat sendiri, sehingga dalam melayaninya akan setulus hati dan membuahkan hubungan yang baik dalam jangkan panjang yang menguntungkan kedua belah pihak. 
Well, Apapun karakter pelanggannya, kamu harus dapat menghadapi agar mereka melakukan pembelian atas produk atau jasa yang kamu jual. Palanggan pendiam? Pernah bertemu dengan mereka? Sepertinya, artikel kali ini berisi pengalaman pribadi saya sendiri.
Saya pernah bekerja di sebuah perusahaan retail yang menjual banyak produk keperluan sehari-hari. Saya bertemu dengan banyak tipe pelanggan, dan pelanggan tipe ini seorang pelanggan yang pendiam ! 
Sebelum kamu tahu caranya, sebaiknya kamu harus tahu ciri-ciri pelanggan pendiam itu sendiri:
Jarang bicara 

Pelanggaan tipe pendiam ini memang jarang sekali berbicara. Tak jarang pelanggan ini mempunyai teman yang terbatas dan penuh dengan kerahasiaan yang sangat besar. Mereka cenderung mengatakan kalimat dengan satu kata yang sering juga membuat orang lain jengkel seperti “Tidakâ€� dan “yaâ€� tanpa disertai kalimat lain yang lebih rinci mengenai jawabnanya tadi. 
Cenderung kaku

Karena mungkin jarang sekali bergaul dan bertemu banyak orang, maka pelanggan pendiam cenderung kaku. Tenang ya, jangan langsung pandang hal ini sebagai suatu masalah, namun tantangan yang harus kamu hadapi! 
Malu-malu 

Saat memasuki toko kamu, pelanggan ini akan sangat malu-malu. Kamu dituntut harus lebih agresif di sini, seperti mempersilahkannya masuk dan membukakan pintu untuknya. Mungkin akan menjadi program sendiri jika kamu memiliki karyawan untuk mulai mendidik mereka untuk mengenal lebih jauh tipe-tipe konsumen.
Bagaimana cara menghadapi tipe pelanggan seperti ini? 
Ramah 
Pelanggan yang malu-malu dan pendiam cenderung akan merasa tentram ketika kita sebagai pedagang berperilaku ramah terhadapnya. Dengan sikap ramah tamah ini, pelanggan tipe ini akan cenderung memiliki rasa nyaman dengan kamu. 
Kebanyakan penelitian yang saya baca menyebutkan bahwa pelanggan tipe pendiam seperti ini cenderung mempunyai kepercayaan yang lebih banyak ketika doi sudah merasa nyaman pada satu orang dan menanamkan kepercayaannya dengan orang tersebut secara royal. Nah, tugas kaamu adalah menjadi orang yang bisa ia percaya! 
Jangan banyak bicara omong kosong
Memang dibutuhkan skill khusus di  sini, seperti skill membuka obrolan dengan pelanggan dengan hal-hal ringan terlebih dahulu seperti ngomongin hobi, makanan, atau apapunlah yang jangan langsung merujuk pada pembelian produk. Memang kasar sekali sepertinya kalau langsung to do pint seperti itu. Di sini kamu dituntut untuk bicara efektif, bisa jadi setelah kamu memulai pembicaraan ringan, kamu mulai menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan awal pelanggan ini datang ke toko kamu seperti menanyakan kebutuhannya apa, barang apa yangsedang dia cari, dan lain sebagainya. 
Ofer question 

Jika susah sekali mengajaknya mengobrol cobalah menanyakan pertanyaan-pertanayan yang memancing pelanggan ini untuk mengatakan sesuatu. Pertanyaan bisa jadi seputar kabar atau langsung berkaitan dengan produk. 
Menarik perhatian 
Menarik perhatian merupakan hal yang penting di sini. Jika pelanggan kamu dirasa tidak memperhatikan kam, ini saatnya kamu memutar otak untuk membuat doi tertarik, misalnya ekspressi wajah, tatapan mata, ayunan tangan kamu, apapun yang membuat doi lebih fokus padamu. 
Jangan Meremehkan Keluhan Pelanggan Anda!

Jangan Meremehkan Keluhan Pelanggan Anda!

Jangan pernah meremehkan apapun yang keluar dari mulut pelanggan Anda yang menunjukkan ketidakpuasan pelanggan tentang suatu hal. Hal ini bisa jadi 2 kemungkinan mereka tidak puas dengan Anda (service quality), atau pada pekerjaan Anda (product). Artikel kali ini akan membahas bagaimana menangani pelanggan yang tidak terpuaskan dari keluhan yang ia lontarkan. 
Jika Anda meremehkan keluhan kecil saja, bisa jadi itu adalah pintu untuk pelanggan Anda meninggalkan bisnis Anda dan beralih ke perusahaan lain. Oleh karena itu, lakukanlah hal-hal ini agar pelanggan yang sudah tidak puas tadi, tidak langsung kabur begitu saja: 
Biarkan pelanggan melampiaskan perasaan mereka

Anda bertugas sebagai pendengar yang baik disini. Membiarkan klien berkeluh kesah tentang masalahnya dan jujur terhadap apa yang ia rasakan adalah tantangan buat anda untuk menyelesaikan masalah tersebut. Disini, Anda dituntut untuk paham dan mengerti betul apa yang menjadi permasalahan dan mulailah melatih otak untuk berpikir sistematis menuju pencarian jalan pemecahan masalah.  
Jangan berdebat dengan pelanggan
Hindari perdebatan sia-sia dengan klien, karena sebenarnya adalah tanggung jawab anda untuk memberikan hal terbaik untuk mereka. Diam bisa menjadi solusi terbaik pada saat itu, tunjukkan bahwa Anda mengerti perasaan pelanggan ini. Berfokuslah pada pemecahan masalah, dan jangan pernah membuat perdebatan dengan pelaanggan walaupun itu perdebatan kecil sekalipun. 
Jangan menggunakan kalimat yang mengundang perdebatan 
Jangan pernah anda menggunakan kalimat-kalimat yang di dalamnya dapat memicu perdebatan seperti “Saya rasa ini tidak masalah yaâ€�, atau “Prosedur sudah benar saya kira pak…â€� hal ini akan memicu konflik yang lebih dalam. Berusahalah membuat pelanggan calm down dengan kata-kata positif yang keluar dari mulut Anda seperti “Oh masalah tersebut memang sering terjadi, tapi akmu Ada solusi untuk itu, Bapak perlu….â€� 
Nyatakan alasan Anda sesopan mungkin
Lontarkan semua alasan mengenai penedekatan penyelesaian masalah dari berbagai sudut pandang, namun sopanlah jangan pernah menggunakan nada-nada tinggi agar klien tidak salah paham dan memicu persoalan lebih dalam. 
Melatih otak untuk berpikir sistematis di sini merupakan hal yang sangat krusial. Mulailah memahami situasi, kemudian beranjak dengan penggetahuan yang Anda miliki, lalu rumuskan solusi untuk pelanggan. 
Bertanggung jawab akan masalah tersebut 
Jangan lari, namun beertanggung jawablah dengan masalah tersebut Tunjukkan bahwa anda benar-benar dalam track penyelesaian  masalah yang ada. Jika anda tidak tahu, betul-betul tidak tahu apa yang mestinya Anda lakukan, cobalah menghubungi senior atau orang yang lebih pandai dari Anda untuk membantu.
Segera mengambil tindakan 
Segeralah melakukan tindakan penyelesaian masalah, jangan mengulur atau memberikan waktu tambahan hal ini menurunkan integritas anda sebgai seorang rekan bisnis. Mulailah melakukan hal-hal yang memperlihatkan bahwa Anda care terhadap pelanggan Anda. 
Melatih karyawaan ‘front liner’
Jika anda memilki karyawan yang bertugas sebagai front liner, maka didiklah frontliner anda untuk bertindak fleksibel dan mampu mengambil keputusan yang rasional dan cepat. Mungkin akan membutuhkan waktu lama dan perlu waktu, namun ini bisa menjadi investasi bukan cost bagi Anda di masa depan. 
Hal di atas merupakan tips untuk membuat pelanggan yang kecewa tidak langsung pergi meninggalkan Anda dan memutuskan hubungan kerja dengan Anda. Kuncinya adalah biarkan pelanggan menyampaikan masalahnya apa yang menyebabkan mereka tidak puas, lalu carikan solusi tercepat sebisa mungkin. 
Mulutmu Harimau Mu : Pilihan Kata yang Membuat Pelanggan Bahagia

Mulutmu Harimau Mu : Pilihan Kata yang Membuat Pelanggan Bahagia

Ada ungkapan “Mulutmu adalah Harimaumu�. Ungkapan kalimat itu bermakna agar selalu menjaga mulut. Sebenarnya bukan mulut sih tepatnya, namun kata-kata yang dirangkai menjadi kalimat yang keluar dari mulut kamu. Well, ketika kita berda dalam industri bisnis dan menjadi front liner, otomatis pilihan kata akan sangat kita perhatikan untuk apa dan untuk siapa? Tentunya untuk keseimbangan bisnis kita karena kita bertemu dengan klien setiap hari. Lalu, apa saja pilihan kata yang tepat untuk digunakan dalam memanjakan para pelanggan? Nah, artikel kali ini akan membahas tentang frasa apa saja yang kamu butuhkan ketika bertemu dengan klien atau pelanggan:
Image Credit
“Ada yang bisa saya bantu?�
Kesempatan awal yang diinginkan oleh pelanggan adalah menjelaskan secara rinci apa yang ia butuhkan pada saat itu. Nah, ini akan menjadi kesempatan kamu untuk dapat membantu apa yang dia butuhkan. Karena kalimatmu “membantuâ€� bukan “menjualâ€�, ini akan mengundang stigma positif pagi si pelanggan. 
Saya bisa menyelesaikan masalah tersebut…â€�
Kebanyakan dari pelanggan akan sangat terbantu dan terkesima apabila kamu sebagai customer service dapat langsung memberikan solusi dari permasalahan yang pelanggan hadapi. Di sini kamu dituntut bersikap cekatan dan berpikiran cerdas dan menguasai topik. 
“Maaf pak, saya kurang paham, tapi akan saya pelajari lebih dulu, mohon untuk berkenan menungguâ€� 
Kadang terlihat bodoh itu ada gunanya, jujurlah saja ketika kamu menemui permasalahan yang sulit. Mungkin integritas kamu akan turun, namun pelanggan akan lebih suka orang yang jujur dan terlihat usahanya untuk mencari solusi dari pada customer service yang sotoy
“Saya akan bertanggung jawabâ€� 
Ketika kamu berbisnis dengan klien lain, dan menemui permasalahan entah itu produk atau kesepakatan harga, beritahu pelanggan kamu bahwa ini adalah tanggung jawab kamu. Hal ini akan membuat pelanggan kamu lega dan tidak pindah ke lain hati. Diskusikan hal ini dengan bos kamu segera dan ambil keputusan secepat mungkin supaya pelanggan tidak kecewa. 
“ Saya akan memberitahukan hasilnya segera…â€� 
Jika kamu berada dalam bisnis yang “sell and carryâ€� suatu bisnis yang membutuhkan beberapa waktu untuk fix all that material, maka memberitahukan pelanggan kamu tentang rentang waktu adalah hal yang baik untuk bisnis kamu. Hal ini menjaga pelanggan kamu untuk tetap percaya terhadap bisnis kamu. Misalnya kamu bisnis properti seperti negosiasi harga dengan pemilik lama atau membutuhkan waktu sedikit lama dalam desain rumah. 
“Saya akan tepat waktu…â€�
Kalimat ini menunjukkan bahwa kamu akan tepat waktu terhadap janji atau rule yang sudah disepakati bersama. Janji tetaplah janji, jika kamu tidak tepati, bersiaplah kehilangan tidak hanya satu klien di masa depan!
“Pesanan Anda akan sesuai dengan keinginan Andaâ€� 
Pelanggan menginginkan apa yang benar-benar mereka inginkan, seperti desain rumah atau modifikasi berlian. Maka, membuatnya persis seperti apa yang mereka mau adalah jalan terbaik untuk bisnis tetap kamu. Sekarang sudah jamannya “mass customizationâ€� jika kamu tidak bisa menuruti apa keinginan customermu, so you will die ! 
“ Pekerjaan Anda akan selesaiâ€� 
Jangan pernah bilang ke klien kamu bahwa hal ini membutuhkan waktu sedikit lagi. Jangan biarkan pelangganmu menunggu. Lebih baik kamu langsung sepakti waktu yang kamu bisa tepati, misalnya barang akan jadi dalam 3 hari, katakanlah seminggu kepada klien dan antartkan tepat 3 hari setelah barang jadi. So Surprizeeee !!!! 
Jangan Di Klik! Cara Agar Membuat Pelanggan Tidak Bisa Melupakan Anda

Jangan Di Klik! Cara Agar Membuat Pelanggan Tidak Bisa Melupakan Anda

Membuat pelanggan tidak lupa dengan produk Anda itu tidak jauh lebih mudah membuat mereka untuk selalu mengkontak kamu ketika berbisnis. Hal ini biasa terjadi dalam bisnis perbankan, konsultan bisnis, atau broker saham. Sulit memang untuk membuat pelanggan tetap loyal memakai Anda sebagai penasihat keuangannya ataupun memakai jasa Anda dalam sebuah proyek bisnis. 
Image Credit
Kunci membuat pelanggan Anda loyal adalah kepuasan.  Jika pelanggan puas dengan pelayanan Anda atau pekerjaan Anda bisa jadi dia akan memakai Anda lagi atau mungkin pindah ke lain hati. Bisa jadi! 
Nah, pertanyaannya adalah ketika Anda sudah merasa pelanggan ini sudah terpuaskan akan jasa Anda, maka tugas Anda selanjutnya adalah membuat dia untuk tidak lupa dengan Anda agar di waktu mendatang nama Anda lah yang menjadi daftar orang pertama untuk diajaknya kembali dalam hubungan bisnis. Ingin tahu stepnya? Simak ulasan kali ini:
Biarkan pelanggan tahu apa saja yang Anda kerjakan 

Hal ini memang sangat dramatis, namun Anda dapat mengambil keungtungan di dalamnya dengan memberi tahu klien Anda tentang apa saja yang sudah Anda kerjakana untuk klien Anda. Klien akan merasa lega dan tidak khawatir karena pekerjaan mereka ditangani orang yang benar. Anda dapat memberitahu mereka melalu newsletter, e-mail, ataupun membiuat sebuah panggilan telepon kepada klien Anda. Anda harus sadar, bagaimana bisa klien ingat akan pekerjaan Anda tanap Anda memberitahunnya sendiri kepada mereka. 
Mengirim SMS Personal ke pelanggan lama
Mengirimi SMS yang berbunyi menanyakan kabar juga sangat berpengaruh mungkin kalimatnya akan baik jika seperti ini “Saya sedang bersantai dirumah lalu nama Anda muncul di benak Saya. Bagaimana kabar Anda? Apakah Anda masih hobi untuk jalan-jalan keliling Eropa? Jangan sungkan untuk memberitahu jika Anda membutuhkan satu set bagasi. Saya bisa mampir dengan model terbaru kami setiap saat ke kantor Andaâ€�. Atau jika Anda menemui pelanggan lama di suatu acara pernikahan teman Anda, menindaklanjuti dengan mengiriminya SMS: “Sangat senang sekali melihat Anda di pesta pernikahan Natalie, Aku akan meneleponmu di awal Tahun Baru untuk jadwal makan siang.”
Buatlah janji personal 
Mampirlah ke kantornya atau buatlah janji makan siang atau makan malam dengan klien Anda secara informal. Hal ini akan memberikan sentuhan secara lebih personal untuk menjaga hubungan dengan klien Anda. 
Mengingat hari spesial pelanggan 
Kebanyakan orang akan sangat senang sekali jika hari atau tanggal tertentu dalam hidupnya diingat oleh orang lain seperti hari ulang tahun dan hari pernikahan. Kirimkan klien Anda sebuah aniversary card, holiday card, atau birthday card kemudian kirimkan hadiah yang membuatnya berkesan. Hadiah disini tidak harus hadiah yang mahal! Cobalah untuk menggunakan kreativitas Anda. Memberikan barang yang sering sekali dia beli mungkin atau pembelian terakhir yang dia sangat berkesan. 
Sampaikan Informasi yang kira-kira pelanggan Anda tertarik untuk mendengar 
Menyampaikan informasi tentang hal yang klien Anda sukai seperti pergerakan saham baru, kopi pagi saham, atau apapuhn news tentang bidang yang klien ingin sekali dengar adalah salah satu cara cerdas untuk tetap menjalin hubungan baik dengan klien Anda. 
Pertimbangkan  panggilan-panggilan informal 
Ketika melakukan panggilan informal, jangan lupa untuk mensisipi bumbu-bumbu bisnis seperti mengajaknya untuk menangani proyek baru, bisnis baru, atau sekedar menawarkan produk baru. Namun ingat, jangan berlebihan.