Bisnis yang Sempat Trend di Tahun 90an di Indonesia

Bisnis yang Sempat Trend di Tahun 90an di Indonesia

Tahun 90’an bagi sebagian besar orang yang mengalaminya, bisa jadi merupakan tahun-tahun yang istimewa. Era tersebut mencakup akhir 80’an dan awal 2000’an. Khususnya Indonesia, itu adalah saat-saat ketika negeri kita belum dihantam krisis moneter. Artinya, atmosfer perekonomian sedang membaik dan bisa dipastikan semua orang benar-benar menikmati segalanya dengan mudah dan murah.
Image Credit
Tahun 90’an juga menjadi hebat karena ia merupakan masa transisi dari era konvensional menuju era modern. Anda bisa menikmati keduanya di masa-masa tersebut. Itu adalah sebuah masa ketika hal-hal modern yang kita nikmati saat ini, untuk pertama kalinya ditemukan dengan wajah yang belum sempurna. Ia adalah era di mana kebahagiaan terasa begitu sederhana. Banyak hal terasa dekat melengkapi kehidupan masyarakat kala itu, meledak dan kemudian menjamur di mana-mana. Beberapa hal tersebut lah yang pada akhirnya membuat era 90’an bisa dibilang menjadi era terbaik yang pernah ada, termasuk era terbaik untuk bisnis.
Berikut ini untuk sekedar nostalgia, ada beberapa bisnis yang sempat menjadi trend di era 90’an terutama di Indonesia. Beberapa di antaranya masih berkembang dan masih bisa kita temukan hingga saat ini, namun banyak di antara mereka sudah dianggap tidak relevan lagi dan akhirnya hilang tergilas modernisasi:
Real Estate

Bisnis ini sebenarnya bukanlah hal yang benar-benar baru di Indonesia. Sejak tahun 90’an, bisnis perumahan real estate sudah mulai populer dan diminati terutama oleh kalangan menengah ke atas. Banyak perumahan elit bertebaran hingga kini yang merupakan peninggalan tahun 90’an.
Makanan cepat saji

Selain didominasi oleh korporasi raksasa fastfood macam McDonnald’s, KFC, Pizza Hut dan sebagainya, bisnis makanan cepat saji juga mulai merambah masyarakat tahun 90’an. Banyak orang memulai bisnis fastfood yang dulu dikenal dengan istilah ‘kafe tenda’ atau ‘warung gaul’ yang selain menyediakan makanan dan minuman, juga kerap dijadikan tempat nongkrong oleh anak muda pada masa itu. Itulah yang mungkin menjadi cikal bakal cafe-cafe yang kita temui saat ini.
Fashion
Tahun 90’an terkenal dengan tren fashionnya yang khas dan identik. Tidak heran, orang-orang banyak yang memilih menjalankan usaha fashion dan menjual pakaian-pakaian serta aksesoris yang jadi tren saat itu seperti kemeja flannel, sepatu docmart (sepatu ala militer), celana jeans dan sebagainya.
Rental CD/LASER DISC/VHS

Tahun 90’an adalah era perkembangan pesat dunia audio/video rumahan. Dimulai dengan hadirnya VHS sebagai media pemutar audio/video yang memungkinkan setiap orang bisa menikmati sensasi nonton film sendiri di rumah, hingga berkembang ke laser disc dan yang terbaru adalah compact disc (CD). Seiring dengan hal tersebut, bisnis rental atau persewaan film menjadi sangat populer di tahun 90’an. Tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menikmati film-film kesayangan di bioskop, cukup menyewa dan anda sudah bisa menikmatinya di rumah bersama keluarga.
Game center

Teknologi game juga berkembang pesat di tahun 90’an, peluang ini yang dibidik oleh para pebisnis untuk menjalankan usaha game center, atau pusat permainan. Ini adalah tempat di mana orang-orang bisa memainkan konsol game kesukaan mereka dengan membayar sesuai tarif yang disediakan selama jangka waktu tertentu. Jadi, orang-orang tidak perlu membeli konsol game yang harganya sangat mahal pada masa itu. Itulah yang membuat usaha ini begitu diminati. Game center menyediakan berbagai jenis konsol untuk dimainkan, mulai dari Arcade Machine (populer dengan istilah ding-dong), Nintendo, Sega sampai yang bertahan hingga kini yaitu Play Station.
Elektronik

Sektor bisnis yang kuat lainnya di tahun 90’an adalah bisnis elektronik. Era 90’an identik dengan perkembangan berbagai jenis perangkat elektronik seperti tape recorder, mini compo, cd player, walkman dan sebagainya. Perangkat elektronik tersebut juga begitu diminati oleh masyarakat pada saat itu. Tak heran di kala itu banyak sekali toko peralatan elektronik bertebaran di mana-mana.
Ikan hias

Tren memelihara ikan hias seperti arwana, mas koki, louhan, cupang dan lain-lain begitu diminati masyarakat di era 90’an. Hal ini kemudian berkembang secara signifikan karena terbukti beberapa jenis ikan, harganya bisa bernilai hingga jutaan rupiah. Investasi jangka panjang inilah yang kemudian menjadikan bisnis ikan hias begitu menggiurkan.
Mainan anak

Bagi anak-anak di masa itu, tahun 90’an adalah era nya banyak film kartun dan pahlawan super. Hal yang kerap melekat pada keduanya tentu saja adalah mainan. Tahun 90’an perangkat digital tidaklah dominan, mereka lebih menyukai mainan fisik yang bisa dimainkan sesuka hati.
Sedikit bernostalgia, mainan seperti tamiya, action figure, tamagotchi, mobil die cast dan replika peralatan milik sosok pahlawan super sangat diburu oleh anak-anak saat itu. Begitu halnya dengan mainan tradisional seperti yoyo dan gasing juga mendapat tempat di hati anak-anak.
Rental komputer

Komputer adalah barang mewah yang harganya selangit di masa itu. Akan tetapi, sebagian masyarakat sudah mulai membutuhkan keberadaannya untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-hari. Hal tersebut membuka peluang bagi para pengusaha untuk menjalankan bisnis rental komputer. Konsepnya sama seperti game center di mana orang-orang dipersilakan menyewa fasilitas komputer yang tersedia untuk digunakan sesuai kebutuhannya.
Warung telekomunikasi (wartel)

Ini mungkin salah satu usaha legendaris yang hanya bisa kita temukan di tahun 90’an dan sempat menjamur menjadi primadona karena tidak pernah sepi peminatnya. Wartel menyediakan jasa pelayanan telekomunikasi untuk masyarakat umum yang sifatnya personal, karena seseorang harus masuk ke dalam bilik tertutup ketika menggunakan layanan ini. Bisnis ini adalah titik cerah bagi mereka yang ingin berkomunikasi jarak jauh namun tidak memiliki sambungan telepon sendiri, ditambah lagi keberadaan ponsel yang saat itu belum banyak beredar di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *